Perbedaan Grill Lover dan Weather Lover untuk instalasi fresh air
Dalam sistem HVAC dan instalasi fresh air (udara segar), istilah yang dimaksud umumnya merujuk pada Louver Grill (sering tertulis lower grill) dan Weather Louver (sering tertulis weather lower / weatherproof louver).
Meskipun keduanya tampak mirip karena sama-sama memiliki bilah-bilah miring (blades), fungsi dan konstruksinya berbeda signifikan:
. Louver Grill (Standard Air Grill)
Penggunaan: Digunakan untuk titik suplai fresh air di dalam ruangan (indoor) atau titik luar gedung yang sudah terlindung dari paparan cuaca langsung.
Karakteristik:
Hambatan udara (pressure drop) lebih rendah, sehingga aliran udara segar mengalir lebih lancar.
Desain bilah pipih dan fokus pada estetika interior/eksterior standar.
Risiko: Jika dipasang di luar gedung tanpa pelindung, air hujan deras dan angin akan dengan mudah terhisap masuk ke dalam saluran ducting.
Weather Louver (Weatherproof Louvre)
Penggunaan: Wajib dipasang pada bukaan intake fresh air yang berada langsung di dinding luar gedung (outdoor wall) dan terekspos hujan/angin.
Karakteristik:
Desain Bilah Z-Blade: Bilah dirancang melekuk khusus untuk memblokir laju tetesan air hujan (rain defense) meskipun fan fresh air sedang menghisap kuat.
Channel Drainase: Memiliki alur penampung air di bilahnya agar air mengalir ke samping luar gedung, bukan ke dalam ducting.
Proteksi Tambahan: Dilengkapi jaring kawat (bird screen) di bagian belakang untuk mencegah burung, daun, atau hama masuk ke dalam sistem tata udara.
- jika ingin mengetahui lebih detail cara instalasi fresh air silahkan hubungi kami 081345578282
Rekomendasi Instalasi: Untuk lubang intake fresh air yang berhadapan langsung dengan udara luar (outdoor), wajib menggunakan Weather Louver. Menggunakan louver grill biasa pada dinding luar berisiko tinggi menyebabkan ducting lembap, berjamur, hingga merusak unit Fresh Air Fan atau filter udara akibat masuknya air hujan.

